Ads

Tradisi Unik Merayakan Imlek Di Indonesia


Tahun baru Imlek sudah di depan mata! Pasti teman-teman banyak melihat pernak-pernik imlek menghiasi jalan-jalan di pusat kota! Nah semenjak kepemimpinan Gusdur, tahun baru Imlek menjadi hari libur nasional, nah kira-kira bagi yang merayakan biasanya mereka ngapain ya? Berikut tradisi yang dilakukan di Indonesia!


1. Membersihkan Rumah
Menyapu rumah berarti juga membersihkan rumah agar kotoran yang dianggap sebagai simbol kesialan disingkirkan, hingga tersedia ruang yang cukup untuk menampung keberuntungan. Setelah itu, mereka akan menyingkirkan sapu dan sikat dari jangkauan. Mereka juga tidak diperbolehkan menyapu rumah saat hari pertama tahun baru karena itu artinya mengusir keberuntungan yang sudah hadir di rumah.

2. Nuansa Merah
Menurut kepercayaan orang Tionghoa, nian atau sejenis makluk buas yang hidup di dasar laut atau gunung akan keluar saat musim semi atau saat tahun baru Imlek untuk mengganggu manusia. Menghias rumah, pakaian, dan aksesoris berwarna merah dapat mengusir nian karena ia takut dengan warna merah. Jadi, tidak heran kalau nuansa merah begitu jelas terlihat saat Imlek.

3. Angpao
Bagi anak-anak dan orang yang masih lajang, Imlek berarti banjir uang karena orang tua atau mereka yang sudah menikah diwajibkan memberikan angpao (amplop merah). Angpao ini biasanya diisi dengan sejumlah uang di dalamnya. Bagi-bagi angpao juga dipercaya makin memperlancar rejeki di kemudian hari.

4. Mempersiapkan Makanan
Kue keranjang dan jeruk juga menjadi ciri khas Hari Raya Imlek. Tidak hanya itu, saat Imlek mereka juga menyajikan makanan di atas nampan berbentuk, segi 6, segi 8, atau bulat dengan isi yang beragam, seperti buah kering, biji-bijian, kacang-kacangan, dan permen.

5. Kembang Api
Kembang api merupakan salah satu pertunjukan yang sangat populer untuk memeriahkan Imlek, karena suara gaduhnya dipercaya membuat mahluk jahat nian ketakutan. Untuk itu, ketika merayakannya di rumah pastikan tetangga tidak merasa terganggu dengan suara berisik yang Anda ciptakan.

6. Tidak Boleh Membalik Ikan saat Menyantapnya
Menikmati ikan saat Imlek juga sangat unik. Ikan yang biasa disantap adalah bandeng. Kita tidak boleh membalik ikan untuk mengambil daging ikan pada bagian bawah. Ditambah lagi, kita tidak boleh menghabiskan ikan tersebut dan menyisakannya agar bisa dinikmati esok hari. Masyarakat Tionghoa percaya kalau kebiasaan ini merupakan lambang dari nilai surplus untuk tahun yang akan datang.

7. Mengunjungi Keluarga Besar
Tidak hanya lebaran, Imlek juga menjadi salah satu momen yang tepat untuk mengunjungi saudara agar tali persaudaraan tidak terputus. Tidak heran jika pada saat-saat tersebut banyak masyarakat dari etnis Tionghoa yang pulang kampung untuk merayakan Imlek bersama keluarga mereka.

Siap merayakan imlek?

-----
Tahukah Anda kami mengaplikasikan metode online bahasa Inggris?
Cara belajar bahasa Inggris dengan cepat!
➥ Anda bisa belajar dimana saja dan kapan saja
➥ Hanya membutuhkan Laptop / PC yang terhubung dengan WiFi / LAN
Belajar dengan 100% guru native dari Amerika, Australia, dan Eropa.
➥ Kami akan membuatkan alur belajar individu untuk Anda pribadi dan juga menyediakan seorang guru pembimbing pribadi untuk Anda.
Kalau Anda sudah siap belajar bahasa Inggris bersama kami, langsung daftar ke sini

No comments

Powered by Blogger.